National Consultant: A Gendered Analysis of Employment and Skills in the Large-S
- Gaji tidak dicantumkan
- Terbuka untuk Indonesia
- Diposting kemarin dulu · lewat Himalayas
Lakukan analisis gender terhadap pekerjaan dan keterampilan di sektor
Anda akan melakukan analisis gender terhadap pekerjaan dan keterampilan di sektor pertambangan besar di Indonesia. Laporan ini akan menjadi dasar untuk kebijakan yang meningkatkan akses kerja layak dan kemajuan karier bagi perempuan. Kerja ini dilakukan dalam kerjasama dengan organisasi internasional seperti IGF dan ILO.
Kenapa Menarik?
Anda akan berkolaborasi dengan organisasi internasional dan mengumpulkan data terbaru untuk kebijakan yang berdampak global.
Tanggung Jawab Utama
- Melakukan studi dasar nasional tentang gender dan pekerjaan di sektor pertambangan besar
- Mengumpulkan dan menganalisis data terkini tentang partisipasi perempuan di sektor pertambangan
- Membuat laporan yang dapat dibandingkan metodologis dengan studi sebelumnya
- Mengidentifikasi implikasi teknologi dan perubahan pasar terhadap pekerjaan perempuan di pertambangan
Persyaratan
- Pengalaman dalam penelitian gender dan pekerjaan
- Kemampuan menganalisis data dan membuat laporan
- Paham tentang sektor pertambangan dan isu gender
- Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris
Skills Wajib
Konteks Indonesia
- Overlap Jam Kerja:
- Fleksibel — atur jam kerjamu sendiri
Lihat Deskripsi Asli dari HimalayasTampilkan selengkapnya
Deskripsi asli dari Himalayas
The International Institute for Sustainable Development is a globally recognized think tank with more than 30 years of experience working to solve today's greatest sustainable development challenges. The International Institute for Sustainable Development is a globally recognized think tank with more than 30 years of experience working to solve today's greatest sustainable development challenges. We combine deep expertise across critical policy areas with a collaborative approach to research, advice, and hands-on support that delivers real-world results. Headquartered in Winnipeg, Manitoba, we are a diverse team of over 300 experts working from offices in Canada and Switzerland as well as other locations around the world. The Intergovernmental Forum on Mining, Minerals, Metals and Sustainable Development (IGF), working with project partners, including International Women in Mining, the International Labour Organization (ILO), Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH, and the Environmental Governance Programme (EGP), jointly implemented by the Swedish Environmental Protection Agency and the United Nations Development Programme, completed the first phase of the Women and the Mine of the Future (WMF) project. Phase I established a gender-disaggregated employment baseline across 12 countries and culminated in the 2023 Women and the Mine of the Future: Global Report. The IGF and ILO are now extending the global baseline through the addition of Indonesia, the Philippines, Thailand, and the United Kingdom. The purpose of this Terms of Reference is to commission a national baseline study for four new countries that is methodologically comparable with the original country studies and incorporates the most recent data available. 1. Background Large-scale mining is being reshaped by rapid technological change, growing demand for minerals and metals needed for the energy and digital transitions, and increasing expectations for responsible and equitable mining. These shifts have significant implications for mining occupations, skills, working conditions, and labour market participation. Reliable and comparable data are essential for understanding how women participate in the sector today and for designing policies that expand access to decent work and career progression. The first phase of the WMF project therefore focused on establishing a baseline of the gender-disaggregated profile of workers in large-scale mining. It covered Argentina, Australia, Brazil, Canada, Chile, Colombia, Ghana, Mongolia, Peru, South Africa, Sweden, and Zambia and examined employment, occupations, education and skills, age, earnings and gender pay gaps where available, working conditions, and relevant policy and regulatory frameworks. The 2023 Global Report demonstrated both the value of the baseline and the persistence of significant data gaps. Official labour market statistics are often fragmented, not consistently disaggregated by sex, or not available at a sufficiently detailed level for mining-specific analysis. Differences in national classifications, survey frequency, sample size, and data collection practices can also limit cross-country comparability. The extension of the baseline to four additional countries will broaden the geographical coverage of the evidence base and support future comparative analysis. 2. Rationale for Baseline Extension The additional country studies should build directly on the methodology and lessons of the first phase. In particular, the studies should prioritize official national statistics and internationally comparable classifications; clearly distinguish between data that are directly comparable and data that are country-specific; and transparently document gaps, proxies, methodological limitations, and differences between data sources. For consistency with the original Phase I baseline, the principal focus of this assignment is direct employment in large-scale mining. Artisanal and small-scale m
Konteks Gaji
Posisi Product serupa di LokerDollar dibayar sekitar $117.5k/yr (kisaran $5k–728k/yr, dari 70 listing aktif).
Konteks pasar
- TIDAK DIKETAHUIListing ini tidak mencantumkan gaji. Median peran serupa $117,500/tahun (n=70 listing bergaji).
- TERVERIFIKASIInternational Institute for Sustainable Development: 1 lowongan dalam 3 bulan terakhir, 1 sepanjang waktu di LokerDollar.
- TERVERIFIKASIPerusahaan pertama kali terlihat 28 Okt 2026.
- TERVERIFIKASILowongan ini pertama kali terlihat 28 Okt 2026.
- TERVERIFIKASITerakhir diverifikasi masih aktif 28 Okt 2026.
Kurang cocok? Lowongan serupa yang sedang buka
Lihat 5 lowongan serupa →Kamu akan dibuka di Himalayas — mungkin perlu 1–2 klik lagi untuk sampai ke lamaran asli.
Lowongan ini bersumber dari Himalayas — profil perusahaan dan detail lengkapnya ada di halaman ini. Yang belum bisa kami pastikan otomatis: apakah tautan lamaran ini langsung terbuka. Biasanya tetap berhasil, jadi coba saja — cek lagi nanti kalau gagal terbuka.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Apakah National Consultant: A Gendered Analysis of Employment and Skills in the Large-S di International Institute for Sustainable Development bisa dikerjakan remote?
- Ya, National Consultant: A Gendered Analysis of Employment and Skills in the Large-S di International Institute for Sustainable Development adalah posisi remote (Asia-Pacific) yang menerima kandidat dari Indonesia.
- Jenis pekerjaan apa National Consultant: A Gendered Analysis of Employment and Skills in the Large-S di International Institute for Sustainable Development?
- Posisi ini adalah pekerjaan full time.
- Bagaimana cara melamar?
- Klik tombol "Lamar" pada halaman ini untuk menuju halaman aplikasi resmi International Institute for Sustainable Development.
Jelajahi lebih lanjut
Data & laporan pasar
Riset gaji & permintaan skill dari data lowongan kami sendiri.
- Skill yang Dicari Perusahaan Remote di Era AISkill paling sering disebut di lowongan aktif per jenis, skill AI, dan yang tumbuh tercepat. Data mingguan.
- Lowongan IT Indonesia vs Remote Global (2026)Analisis data primer 2.049 lowongan: metodologi, klasifikasi, dataset bisa diunduh.
- Permintaan Skill AI: Indonesia vs Global (2026)10.000+ lowongan, classifier taxonomy-first, Wilson CI, pra-registrasi sebelum analisis.
- Remote ≠ Remote: Skill yang Membuka Kerja Global untuk Indonesia (2026)12.891 lowongan remote: skill coding bergaji tertinggi justru paling terkunci untuk pelamar Indonesia. Dataset agregat CC BY 4.0.
- Lapisan Kepatuhan dalam AI Hiring Stack (2026)6.349 lowongan remote: 77,2% tidak menyebut siapa yang boleh melamar. Metodologi dan dataset agregat CC BY 4.0.
- AI di Iklan Lowongan: Indonesia vs Global (2026)Iklan engineering global yang menyebut AI naik dari 3,4% ke 23% sejak ChatGPT; iklan Indonesia dari 2,2% ke 2,8%. Skenario 2027 dan dataset CC BY 4.0.
- Cron vs LLM vs LangGraph vs Agen untuk Posting Sosial (2026)Studi pra-registrasi empat cara mengubah artikel blog menjadi posting sosial, di dua model. Pemeriksaan otomatis memilih template cron; model lebih menentukan daripada framework.
- Laporan Hiring Indonesia: Tech vs Non-TechPermintaan lowongan per bidang dari hitungan agregat — bukan listing per-listing.
- Benchmark Gaji IndonesiaKisaran gaji agregat lintas peran, dengan metodologi dan dataset terbuka.
- Indeks Gaji & Permintaan Kerja Remote untuk IndonesiaBerapa banyak lowongan remote global yang terbuka untuk Indonesia, dan gajinya (USD) per bidang.
- Laporan Kuartalan Pasar Kerja IndonesiaPHK, pendanaan, gaji & skill per kuartal — agregat terbuka.
- Laporan Pasar Remote per PeranLaporan otomatis per kelompok peran — skill, senioritas, perusahaan, gaji.
- Benchmark Gaji Remote GlobalGaji tahunan per bidang & mata uang, plus porsi lowongan terbuka untuk seluruh dunia.
Dari blog kami
- Transparansi Gaji di Lowongan "Software AI Engineering" – Apa Kata Data Loker DollarDari 38 lowongan "software ai engineering" yang aktif di Loker Dollar, 14 mencantumkan angka gaji (37%). Ini rincian perusahaan, rentang gaji, dan skill yang disebut.
- React Native Developer Remote: 20 Listing Aktif, Hanya 3 yang Cantumkan GajiDari 20 listing aktif React Native developer di Loker Dollar per 2026-10-25, 15 terbuka untuk pelamar worldwide dan 3 mencantumkan gaji. Ada daftar perusahaan, skill, dan gajinya.
- AI Commerce Designer: 13 Lowongan Aktif, Hanya 1 yang Mencantumkan GajiDari 13 lowongan aktif "ai commerce designer" di Loker Dollar per 25 Oktober 2026, hanya 1 (8%) yang mencantumkan gaji. Ini rincian perusahaan, tipe remote, dan skill di tiap listing.
Tautan lamaran ini belum terverifikasi.