Langsung ke konten utama
tren·

10 Remote Jobs Nobody Wants (Yet!)

Oleh Kelvin Desman ·

Artikel ini dibuat dengan bantuan AI dan dicek akurasi faktanya.Pelajari

Kadang, lowongan remote itu kayak rebutan nasi kucing – begitu dibuka, langsung diserbu ribuan pelamar.

10 Remote Jobs Nobody Wants (Yet!)

Kadang, lowongan remote itu kayak rebutan nasi kucing – begitu dibuka, langsung diserbu ribuan pelamar. Tapi ada juga yang sepi banget. Data dari Loker Dollar menunjukkan beberapa posisi remote yang surprisingly jarang dilamar, padahal kebutuhannya tinggi.

TL;DR — poin utama:

  • Brenmar Associates — Customer Support Specialist, gaji belum diumumkan, remote.

  • Careers - Think Digitally — DevOps Engineer, gaji belum diumumkan, remote.

  • Campus Compact — HR Partner, gaji belum diumumkan, remote.

  • Cloud Counselage Pvt Ltd — DevOps Engineer, gaji belum diumumkan, remote.

  • Mytime — Product Manager, gaji belum diumumkan, remote.

  • DevOps Engineer: Permintaan tinggi, tapi pelamar sedikit. Skill cloud & automation jadi kunci.

  • Customer Support Specialist: Banyak perusahaan remote butuh, tapi sering dianggap 'entry-level’ — padahal ada potensi karir menarik.

  • Backend Engineer (Paperpile): Gaji $70.000–$110.000 USD/tahun, tapi sepi pelamar di Loker Dollar.

Kenapa Ada Lowongan yang Sepi Pelamar?

Ini bukan berarti lowongan itu nggak bagus, lho. Ada beberapa faktor yang bikin orang mikir dua kali:

  1. Skill Gap: Banyak lowongan butuh skill spesifik yang belum dimiliki banyak orang (contoh: pengalaman dengan tool tertentu).
  2. Deskripsi Kurang Jelas: Deskripsi kerja yang vague bikin kandidat nggak yakin apakah mereka cocok.
  3. Gaji Nggak Kompetitif: Ya, ini penting banget. Kalau gajinya di bawah rata-rata, jangan kaget kalau sepi.
  4. Corporate Culture: Perusahaan dengan reputasi kurang baik (misalnya, kerja keras tanpa apresiasi) juga susah dapet pelamar.
  5. Takut AI: Beberapa developer khawatir skill mereka akan tergerus AI. Ini bikin mereka ragu melamar posisi yang membutuhkan skillset spesifik.

10 Remote Jobs yang (Mungkin) Cocok Buat Kamu

Berdasarkan data Loker Dollar dan tren pasar, ini 10 posisi remote yang sepi pelamar (tapi permintaannya tinggi):

  1. Customer Support Specialist di Brenmar Associates: Jangan meremehkan peran front-line ini. Skill komunikasi yang baik itu priceless. Banyak perusahaan remote cari CS untuk jaga hubungan baik sama pelanggan.
  2. DevOps Engineer di Careers - Think Digitally: Otak di balik infrastruktur cloud. Pengalaman dengan Azure, AWS, atau GCP jadi nilai plus.
  3. HR Partner di Campus Compact: Fokus membangun budaya organisasi yang kuat di tim remote.
  4. DevOps Engineer di Cloud Counselage Pvt Ltd: Pengembang infrastruktur cloud dengan fokus sosial.
  5. Product Manager di Mytime: Mengurus produk dari ide sampai implementasi. Kemampuan analisis data dan komunikasi penting banget.
  6. Backend Engineer di Paperpile: Gaji $70,000–$110,000 USD/tahun! Fokus ke data akademik skala besar. Node.js, TypeScript, dan AWS jadi modal utama.
  7. Full Stack Developer di Prodevelop: Ngurus front-end & back-end. Vue.js dan Node.js jadi senjata andalan.
  8. Data Scientist: Permintaan tinggi, tapi skill yang dibutuhkan juga tinggi. Pengalaman dengan Python, R, dan machine learning wajib.
  9. Cybersecurity Analyst: Keamanan data makin krusial. Banyak perusahaan remote butuh ahli yang bisa melindungi sistem mereka.
  10. Technical Writer: Dokumentasi yang baik itu penting. Perusahaan sering kesulitan cari technical writer yang bisa menjelaskan hal teknis dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Berapa Gaji yang Bisa Diharapkan?

Gaji remote itu bervariasi, tergantung lokasi perusahaan dan skill yang kamu punya. Untuk Data Scientist, rata-rata di Indonesia bisa sekitar Rp 15.000.000 – Rp 30.000.000 per bulan (atau setara $900 - $1800 USD/bulan, tergantung kurs). Levels.fyi mencatat range gaji untuk Data Scientist di AS bisa mencapai $120.000 - $180.000 USD per tahun.

Ini tabel perbandingan range gaji (estimasi):

PosisiEstimasi Gaji (USD/tahun)Tipe
Backend Engineer$70,000 - $110,000Remote
DevOps Engineer$80,000 - $130,000Remote
Product Manager$90,000 - $150,000Remote
Data Scientist$100,000 - $160,000Remote
Customer Support$40,000 - $70,000Remote

Apa Hubungannya dengan AI?

AI memang disruptive, tapi bukan berarti semua lowongan akan hilang. Justru, AI menciptakan peluang baru. Contohnya:

  • Prompt Engineer: Ngurusin prompt buat AI model. Ini skill baru yang lagi dicari banget.
  • AI Trainer: Ngajarin AI model biar hasilnya lebih akurat.
  • AI Ethicist: Memastikan AI digunakan secara bertanggung jawab.

Skill yang akan makin dicari di era AI:

  1. Critical Thinking: AI bisa kasih jawaban, tapi gak bisa mikir kritis.
  2. Problem Solving: AI bisa bantu analisis data, tapi butuh manusia buat nyari solusi masalah kompleks.
  3. Creativity: AI bisa generate konten, tapi gak bisa bikin ide orisinal.
  4. Emotional Intelligence: AI gak punya empati. Interaksi manusia tetap krusial.
  5. Adaptability: Kemampuan belajar dan beradaptasi dengan teknologi baru.
  6. Komunikasi Efektif: Kemampuan menyampaikan ide jelas dan ringkas menjadi skill yang sangat berharga.

Jangan Takut Ambil Risiko

Penting buat diingat: banyak lowongan remote yang sepi pelamar karena orang gak sadar peluangnya. Jangan takut coba melamar posisi yang mungkin sedikit di luar zona nyamanmu. Artikel soal UI/UX Designer Remote juga membahas soal skill yang lagi dicari banget.

FAQ

Apa itu “skill gap”?

Skill gap adalah perbedaan antara skill yang dibutuhkan perusahaan dengan skill yang dimiliki pelamar. Ini sering terjadi karena perkembangan teknologi yang pesat.

Apakah gaji remote selalu lebih tinggi?

Nggak selalu. Gaji remote bisa lebih tinggi kalau kamu kerja buat perusahaan di negara dengan biaya hidup tinggi. Tapi, kalau kerjanya buat perusahaan lokal, gajinya mungkin sama aja kayak kerja on-site.

Gimana cara mempersiapkan diri buat melamar lowongan remote?

Pastikan kamu punya koneksi internet yang stabil, laptop yang mumpuni, dan workspace yang nyaman. Selain itu, perbaiki kemampuan komunikasi dan manajemen waktu. Tren Lowongan Freelance Juni 2026 bisa jadi referensi tambahan.

Tertarik melamar? Coba cek lowongan DevOps Engineer di Careers - Think Digitally — skill cloud-mu mungkin cocok banget! sources: [{"title":"Software Engineer Salary Report","url":"https://www.levels.fyi/","publisher":"Levels.fyi"}, {"title":"Stack Overflow Developer Survey 2025","url":"https://survey.stackoverflow.co/2025","publisher":"Stack Overflow"}]

Pengungkapan: Beberapa tautan di halaman ini adalah tautan afiliasi. Jika kamu daftar lewat tautan ini, Loker Dollar dapat menerima komisi tanpa biaya tambahan untukmu. Kami hanya merekomendasikan layanan yang kami pakai sendiri.

Lowongan yang disebut di artikel ini

Sumber

Artikel terkait

Tren Lowongan Freelance Juni 2026

Analisis pasar kerja freelance remote berdasarkan 7 lowongan terbaru di Loker Dollar. Range gaji, contrarian take, dan rekomendasi apply.

·tren

AI-Native Jadi Skill Wajib Remote 2026

Skill AI-native kini sering menjadi syarat di lowongan remote, dari dev front-end hingga facilitator workshop. Lihat implikasinya bagi pekerja Indonesia.

·tren

Freelance Desain Naik Tarif di 2026

Data Loker Dollar 2026 tunjukkan freelance desain naik 2‑3× UMR Jakarta, terutama UI/UX & Shopify. Apa artinya buat dev Indonesia?

·tren

Panduan karier terkait